Ratandi

Sunday, April 29, 2012

Bunyi Noize (dengungan) pada amplifier

Noize pada suara output adalah masalah klasik dalam merakit power sebagai tanda kerusakan pada bagian rangkaian amplifier, berbeda dengan hasil rakitan pabrik yang lebih cling suaranya. Dan harganya yang mahal sebanding dengan kualitas yang diperoleh, meskipun begitu konsumen belum tentu puas sehingga mereka merakit sendiri sesuai dengan selera. Mempelajari dan Mencermati bagian demi bagian dalam rangkaian penguat suara yang di mungkinkan sebagai penyebab permasalahan ini adalah cara menanganinya, berikut beberapa pengalaman saya tentang Audio amplifier. Sebuah Audio Amplifier pada dasarnya menguatkan sinyal input(pre amp), kemudian di sesuaikan dengan pengaturan nada yang di inginkan(tone control) dan di kuatkan dengan driver + power amplifier sebagai penguat akhir.

Untuk mengetahui asal dengungan dimulai dari bagian penguat akhir bertahap hingga input suara. Berikut hal-hal yang mungkin menyebabkan noize bagian per bagian :
①Catu Daya
Bagian ini adalah penyebab yang paling utama di perhatikan, sebuah catu daya untuk berbagai rangkaian (pemakaian masal) selain kuat harus stabil. Sesuaikan ukuran trafo dengan asupan tenaga yang di butuhkan, semakin besar lebih baik. Sedangkan untuk komponen penyetabil, sebaiknya selalu ada kapasitor filter di tiap output tegangan ( pastikan ukuran volt kapasitor lebih besar dari output tegangan), sedangkan untuk besarnya nilai kapasitas (uF) tidak menjamin output yang stabil. Sebaiknya kapasitor besar hanya didepan rangkaian kiproks (dioda bridge), sedangkan pada tiap output pembagian tegangan (biasanya setelah regulator 78xx) gunakan capasitor sedang (470 - 4700 uF) dengan kualitas baik (harganya terpaut sedikit dengan yang biasa, walau ukuran uF dan volt sama). Jika menggunakan lebih dari satu trafo, usahakan jalur ground terkoneksi satu sama lain.
②Penguat Akhir
Kerusakan pada bagian ini lebih dominan terjadi karena bocornya transistor, baik pada driver maupun op amp. Coba nyalakan tanpa menghubungkan sinyal input, jika dengungan kecil kemungkinan catu daya kurang (kuat dan stabil), jika keras pasti ada transistor yang bocor (cek satu per satu). Kerusakan ini sering disebabkan ketidak sesuaian daya pmpo dengan daya speaker yang digunakan. Sebaiknya sebelum merakit perhatikan daya speaker yang akan di pakai, serta transistor op amp apa yang akan di gunakan. Misalnya sebuah driver 400 watt jika digabungkan dengan Transistor jenis TIP, mosfet, jengkol atau sanken tentu berbeda daya outputnya.
③Tone Control
Bagian ini adalah penentu hasil output suara sebuah amplifier, dengan pengaturan nada bass-midle-treeble sesuai keinginan. Walau ada bermacam-macam rangkaian tone control, cara kerjanya juga sama. Mulai dari yang klasik dengan transistor, mixer, parametric, equalizer dsb. semua pada dasarnya sama fungsinya (kontrol bass-midle-treeble), namun harga tak menipu kualitas outputnya bukan? Kendala pada bagian ini biasanya pada catu daya yang kurang maksimal, sehingga terkadang di beri asupan tenaga dari trafo berbeda. Faktor ground juga mempengaruhi munculnya noize, dengan menghubungkan body tiap potensio pada ground akan mereduksi dengung yang tidak di inginkan.
④Pre Amp
Bagian ini berfungsi menguatkan sinyal input sebelum di olah pada bagian pengaturan nada. Sebenarnya rangkaian ini sudah ada pada rangkaian tone kontrol, akan tetapi jika ditambahkan rangkaian ini (seperti galaxy loudnes, turbo bass, giga bazz dll) cukup membuka sedikit pada potensi volume suara sudah lebih lantang dari pada tanpa pemasangan rangkaian ini sebelumnya. Akan tetapi tidak semua tone control sesuai dengan instalasi tambahan ini, karena frekuensinya yang terlalu besar. Sehingga timbul nada njengik/ngerik (jika treeble dibuka) atau nggaber/njedak (jika bass dibuka), sebaiknya diberi tambahan potensi untuk membatasi dan menyesuaikan volume output rangkaian ini.
⑤Kabel
Kualitas kabel penghubung juga mempengaruhi hasil suara out put. Pada bagian catu daya sebaiknya gunakan kabel dengan serabut besar, sedangkan untuk penghubung suara gunakan kabel skerm. Dimana pada jenis kabel ini sisi ground membungkus kabel chanel suara (biasanya warna merah-putih), sehingga akan membantu mereduksi noize. Atau gunakan kabel dalam bentuk lembaran seperti yang di gunakan pada rakitan jadi pada pabrikan, yang membedakan adalah pada kualitas serabut kabelnya.
⑥Speaker
Atau kerusakan terjadi pada kumparan speaker (ohm) yang sedikit hangus, karena power terlalu besar dan jika di biarkan terlalu lama transistor power pun jebol.
⑦Lampu Indikator
Sebuah rangkaian tanpa adanya indikator yang dapat dilihat, seperti kurang lengkap rasanya. Akan tetapi hal ini terkadang juga mempengaruhi output suara, terutama saat volume keras seirama ritme lampu akan timbul noize (biasanya pada nada bass). Hal ini juga disebabkan oleh catu daya yang kurang maksimal, dengan menambahkan dioda dan kapasitor (470 - 1000 uF) akan menghilangkan permasalahan ini.
⑧Ground
Sisi ground juga dapat mereduksi noize, seperti di atas dengan menambahkan kabel pada tiap body potensio. Jika masih berdengung hubungkan ground (0 volt) dengan kabel yang di tancapkan ke tanah.
A building are build from one by one peace of part, then arrange all into one unity. Not from 'sim sala bim' and being real.

3 comments:

  1. power blazer x8 saya kok dengung kecil ya mas? kira - kira bagian mana yang menyebabkan dengung, padahal grounding udah bagus, apa trafo 15A saya ga mampu atasi power blazer ini ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. permasalahannya sepertinya kurangnya ground pada rangkaian,coba pemasangan papan pcb power jangan terlalu tinggi dari permukaan box (jika box menggunakan plat basi).jika box menggunakan papan kayu maka perlu diberi penambahan papan plat besi selebar pcb power,tapi jangan sampe menimbulkan konsleting.

      Delete
  2. Mas mau nnya nih . Saya pnya ampli sub rakitan make travo 20ampere PA 500 watt mono blazer tone sub bell + giga bass . Knpa ya kok bunyi dengung ? . Kalo saya copot gigabassnya kga ada dengung . Mohon saranya ya mas . Makasi

    ReplyDelete