Ratandi

Sunday, February 19, 2012

Strum ikan


Kalau ingin membuat rangkaian seperti di bawah ini, tentu kelasnya profesional. Artinya nyetrum ikan adalah pekerjaanya, karena di butuhkan biaya besar untuk merakitnya (klik gambar di bawah)

Prinsip kerjanya adalah mengubah arus DC menjadi AC (seperti rangkaian inverter), tetapi dengan pembangkit frekuensi memanfaatkan delay (putus-nyambung) platina yang tertarik induksi magnetik kumparan primer. Kemudian induksi primer ini juga menginduksi kumparan skunder, sehingga keluar tegangan AC yang lebih besar. Tetapi kumparan ini harus menggunakan kawat diameter besar (0,9mm>) untuk memperoleh output yang maksimal. Ingat rumus P=VxI (daya=tegangan x kuat arus) dan daya input sama dengan daya output. Jadi walaupun tegangan output besar sewaktu di masukan ke air tidak nyetrum, karena kuat arus (ampere) menjadi kecil dan terpotong proses induksi (jika ukuran kawat terlalu kecil). Untuk skema di bawah mengunakan satu kumparan saja (modif)

Untuk skema ini cukup menggunakan kawat dengan diameter kecil (bekas kawat trafo 3 A pun jadi) yang penting sudah bisa menginduksi platina dengan suara halus (nguuk - ngiik) jadi patokan. Kalau suara masih kasar (arak-arak) berarti kumparan kurang banyak atau kurang rapat dan juga mungkin karena faktor besi sebagai inti kumparan sebaiknya gunakan kern (besi bekas trafo). Jika memakai besi biasa induksi akan menjadi kasar, dan jangan lupa gunakan minimal 2 kondensator bekas motor (dengan ukuran kecil 0,0025 uF) cek satu persatu waktu dipasang (jika induksi jadi berarti kasar kondensator telah bocor/rusak). Gunakan saklar pada titik A, x sebagai ujung kawat tembaga, y sebagai jaring, pindah titik A - B jika digunakan pada air payau, untuk satu aki 12 v sudah bisa di gunakan test menyetrum (ikan kecil, udang, belut) untuk target ikan besar gunakan 3 buah aki.
!HIGH VOLTAGE RISK!
Jangan sampai senjata makan tuan.

No comments:

Post a Comment